Pendahuluan
Ketika gejolak geopolitik terjadi—seperti peluncuran operasi militer—dampaknya tidak hanya terlihat di ranah fisik, tetapi juga digital. Imperva Threat Research menemukan bahwa peristiwa Operation Rising Lion di Israel memicu lonjakan drastis dalam lalu lintas web sekaligus serangan siber terhadap situs penting negara tersebut. Di bawah ini adalah rangkaian temuan mendalam dan bagaimana organisasi bisa mempersiapkan diri menghadapi situasi serupa dengan respons cepat dan strategi mitigasi efektif.
Lonjakan Aktivitas Digital dan Siber
Pada 13 Juni 2025, Israel meluncurkan Operation Rising Lion. Data Imperva menunjukkan bahwa pada hari berikutnya, lalu lintas ke situs-situs Israel melonjak hingga 172% di atas rata-rata, sebagian besar didorong oleh warga yang memantau perkembangan melalui berita dan informasi langsung.
Namun peningkatan traffic bukan satu-satunya fenomena—aktivitas siber ilegal pun turut meningkat secara signifikan:
- Serangan WAAP (Web & API Protection) naik 63% selama dua hari pertama, khususnya di sektor pemerintah dan keuangan. [[1]]
- Situs pemerintah mengalami lonjakan serangan hingga 320%, menjadikannya target utama pelaku ancaman.
- DDoS Layer 7 (aplikasi) meningkat 54% dalam minggu berikutnya, sementara permintaan per detik (RPS) mencapai puncak +1.336%, meskipun total serangan tidak jauh berbeda minggu sebelumnya.
- Serangan DDoS Layer 3/4 juga naik, namun bandwidth rata-rata tetap moderat di kisaran 5 Gbps.
Temuan serupa juga tercatat saat konflik Ukraina pada Februari 2022—traffic dan volume serangan meningkat, terutama terhadap infrastruktur vital seperti bank dan fasilitas publik.
Tabel Ringkasan Lonjakan Setelah Operasi Militer
| Fenomena | Skala Lonjakan |
| Traffic Situs Israel | +172% |
| Serangan WAAP | +63%, khususnya di sektor publik/government |
| Serangan ke Situs Pemerintah | +320% |
| Lonjakan RPS pada DDoS L7 | +1.336%, meskipun volume serangan tidak melonjak drastis |
| Bandwidth DDoS L3/4 | Stabil di sekitar 5 Gbps meski serangan meningkat |
Mengapa Ini Penting?
Peristiwa ini menggarisbawahi bahwa ketegangan militer menimbulkan rentetan cyber threats. Ketika perhatian publik meningkat, pelaku ancaman memanfaatkan perhatian tersebut untuk mengintensifkan serangan. Situs pemerintah, media, dan sektor kritikal lainnya menjadi sasaran—baik untuk mengganggu komunikasi maupun mencuri data.
Strategi Proaktif untuk Mitigasi
Agar organisasi mampu bertahan dan mengurangi dampak serangan siber saat situasi geopolitik memanas, pendekatan berikut dianjurkan:
- Implementasikan Mitigasi DDoS Aktif
Siapkan proteksi otomatis layer 7, alokasikan kapasitas bandwidth cadangan, dan gunakan CDN serta caching untuk mendistribusikan beban. - Pasang Sistem WAAP dan API Security yang Adaptif
Gunakan solusi seperti WAF dan API gateway yang mendeteksi pola abnormal secara real-time, terutama saat traffic meningkat. - Tingkatkan Monitoring Situasional
Monitor berita tentang konflik global dan siapkan dashboard analisis traffic agar bisa bereaksi cepat terhadap lonjakan traffic atau serangan. - Uji Skala-Sensitivitas Infrastruktur Secara Berkala
Simulasikan skenario DDoS sebagai bagian dari latihan resiliency untuk memastikan sistem kritis tetap aktif saat dibombardir traffic berlebih. - Kolaborasi dengan Mitra Keamanan dan Regulator
Koordinasi dengan provider internet, lembaga pemerintah, dan penyedia keamanan siber meningkatkan kemampuan mitigasi bersama.
Kesimpulan
Laporan Imperva membuktikan bagaimana konflik regional secara langsung memicu lonjakan aktivitas siber—baik yang legal maupun yang berbahaya. Menjawab ancaman ini membutuhkan kesiapan teknis dan strategi respons yang matang, termasuk mitigasi otomatis, pemantauan situasional, dan kolaborasi keamanan secara menyeluruh. Dengan pendekatan ini, organisasi dapat tetap berfungsi dan aman meski badai digital melanda.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan imperva indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi imperva.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
